Pemikir

Life lesson

Manusia diciptakan dengan cara terbaik oleh Allah SWT. Salah satu keistimewaannya adalah dianugerahi daya pikir. Banyak hal yang mempengaruhi pikiran kita, hingga akal sehat itu bercampur aduk, keras-lembut, positif-negatif, ringan-berat.

Setiap manusia diciptakan dengan akal yang mampu memikirkan berbagai macam hal dalam waktu singkat, mengapa kita diciptakan menjadi makhluk pemikir?

Apakah tak lain agar kita memikirkan apa tujuan utama kita hidup ?

Bagaimana dengan pikiran-pikiran yang kita ciptakan sendiri, tiap detik, menit, jam, hari. Rasanya perlu dipertanggungjawabkan. Iya, dipertanggungjawabkan kelak.

Mengelola pikiran agar tetap baik-baik saja, tentu bukan hal yang mudah. Ada saja yang tiba-tiba masuk tanpa celah, memenuhi ruang pikir.

Sebaik-baik pemikiran adalah memikirkan bagaimana diri kita bisa menjadi lebih baik lagi 🙂

Perihal mengelola pikiran untuk tetap baik-baik saja tentu tak mudah. Don’t be naive dear. Pikiran kita banyak macamnya, sampai kadang kita gak nyangka kenapa mesti memikirkan hal-hal yang nggak penting. Kan?

Semoga atas setiap hal yang kita pikirkan, tetap baik, tetap terjaga atas apa yang tak berguna untuk kita pikirkan. Aamiin.

Sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat pada yang lainnya, sebaik-baik pikiran adalah pikiran yang positif.

Fa idza ‘azamta fatawakkal ‘alallah

Life lesson

Sumber gambar : https://www.zowaqa.com/

Bismillah.

Setiap hal yang kita jalani dalam kehidupan ini, selalu saja kita menyimpan harap, doa, usaha, untuk keberhasilan, kemudahan, kelancaran, pencapaian apapun itu yang menjadi keinginan hati. Berharap, berdoa, usaha, semua sudah kita lakukan. Tapi, apa yang luput?

Terkadang, lupa berserah diri pada Allah, menyerahkan segalanya untuk diurus oleh Allah, sang perencana terbaik dalam kehidupan kita. Berserah diri, bertawakkal, adalah satu bukti kesadaran kita sebagai manusia yang tak bisa apa-apa tanpa Allah. Sampai, akhirnya berserahpun hanya kepada Allah, memercayakan Allah untuk memberikan hasil terbaik, diluar dari usaha terbaik dan doa terbaik yang kita punya atau yang sudah kita tempuh.

Seperti petikan ayat dalam Qur’an surah Ali Imran: 159

Allah SWT berfirman:

 ۚ فَاِ ذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ

“…Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.”

Tawakkal sendiri berarti Menyerahkan segalanya kepada Allah setelah kita melakukan doa dan usaha yang maksimal, selebihnya kita berikan pada Allah dan menerima apapun hasil terbaik yang Allah berikan.

Beda halnya dengan pasrah, pasrah artinya kita tidak melakukan apa-apa, hanya berharap diberikan yang terbaik, tanpa melakukan usaha dan doa, merasa diri putus asa.

Seringkali, pasrah disamakan dengan tawakkal, namun terdapat perbedaan mendasar dari kedua hal tersebut.

Kembali kepada kita, ingin bertawakkal atau pasrah ? Semoga selalu dimudahkan untuk bertawakkal kepada Allah dalam segala urusan kita.

Fa idza ‘azamta fatawakkal ‘alallah.

Let Allah Azza Wa Jalla handle everything !

Ketidaksempurnaan ; bagian dari kesempurnaan.

Kata-Kata

Bagaimana bisa kehidupan ini sempurna, kalau kita tak pernah memahami definisi ketidaksempurnaan?

Setiap orang terlahir tidak sempurna, tapi ada hal-hal yang membuatnya merasa sempurna, dengan caranya memandang hal-hal indah yang menjadi kelebihannya diluar dari ketidaksempurnaannya.

Karena ketidaksempurnaan adalah bagian dari kesempurnaan.

Meski sebenarnya, kesempurnaan hanyalah milik Allah Azza Wa Jalla, bukan beararti kita tak bisa memahami apa itu ketidaksempurnaan dan bagaimana halnya dengan kesempurnaan.

Selamat berpikir tentang kesempurnaan dan ketidaksempurnaan, menurut pahammu.

Everything that u want, u already are!

Islamic's Reminder

Menyelami segala keinginan hati yang tak ada usainya.

Rehatlah sejenak.

Bersua pada hati dan pikiran.

Menikmati apa yang telah dimiliki dan menjadi karunia Ilahi merupakan hal paling indah yang tak bisa orang lain rasakan.

Karena masing-masing memiliki limpahan nikmat yang berbeda. Mungkin ada yang sama, tapi takaran nya beda. Mungkin ada yang sama nikmatnya, tapi di waktu yang berbeda diberikan.

Harta yang paling berharga, adalah hati dan pikiran.

Seberapa keras menilai hati, percayalah semua hati diciptakan lembut.

seberapa negatif menilai pikiran, percayalah ketika tenang kita menemukan pikiran yang jernih.

We only need the beautifully time to have a beautiful breath n mindset.

Endless love

Islamic's Reminder

بسم اللهارحمن ارحيم

Endless love is love for mother and love from mother. Althought separated by death.

MOTHER, HOW ARE YOU TODAY?

🌻

Allah Subhanahu wa ta’Ala berfirman,

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسٰنَ بِوَالِدَيْهِ ۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصٰلُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِـوَالِدَيْكَ ۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.”
(QS. Luqman 31: Ayat 14)


Kasih sayang antara Ibu dan anak tak akan pernah bisa diukur dan dibandingkan dengan hal apapun. Meski tertatih, terpisah jarak.

Kita belajar tentang kasih dan kelembutan lewat seorang Ibu. Belajar arti perjuangan darinya, belajar arti kesabaran lewatnya, yang demikian dalam memperjuangkan kita bertegur sapa dengan alam yang indah. Menuai jalan dalam tujuan yang indah.

Bahagianya seorang Ibu, cuma satu, yaitu ketika anaknya bahagia, saat itu jangan harap ia menepis sedih dalam raut wajahnya, karena itulah kebahagiaannya. It’s hear so simple of happiness.


To every mother in the world,

It feels so blessed to have such a wonderwoman like all of u, thanks for loving and caring us in everysingle thing, thanks for giving us all we need, thanks for forgive us when we are wrong, thanks for hearing all our stuff, thanks for being our bestfriend ever ever after.

Allahu Yahmik Wallahu Yuhbik.

Aamiin ya Robbal Alamin.

Loving children

Islamic's Reminder, Life lesson

In Islam We learned how to loving childrens. So, it will be teach us how to being childrens lover.

The Prophet Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, said :

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا

Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil kami.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu menshahihkannya dalam Riyadhush Shalihin).”

Menyayangi sang penarik senyum, dalam segala kondisi. Melihat tingkahnya yang lucu, tubuhnya yang mungil, tatapannya yang tulus, dalam keteduhan hati.

Qurrota a’yuna.

Menyayanginya layak sebuah pekerjaan paling asik yang tak pernah melelahkan jiwa, walau kadang raga merasa ingin usaikan tapi kekuatan kasih melihatnya yang begitu suci tanpa noda, tak juga lekas menyudahi.

Bayi, balita, Anak yang masih kecil. Menggemaskan. Mencintainya layak teman, menemani tawanya yang tak henti, menjaga dirinya yang selalu merasa ingin dilindungi.

Duhai anak kecil yang selalu menjadi perindu hati, semoga lekas menjadi anak yang soleh dan atau solehah, berkembang dengan penuh kasih, tumbuh menjadi pribadi yang sederhana nan berderma, belajar mencintai setiap episode hidup dari sang pemelihara kehidupan.

امن ي ربل ءلمن

Aamiin ya Robbal Alamin.

Espicially to my dearest nepphew : Muhammad Rifqy Al farizki and Musa Al Fatih Abdurrahman

And also to other childrens that always giving smile for us.

Titik Lemah

Islamic's Reminder, Life lesson

Apa yang menjadi titik lemahmu?
Saat titik lemah kita hadir, di saat itulah Allah menguji kita. Entah dengan menilai bagaimana kita menghadapi situasi dengan cara terlemah kita sekalipun.

Titik lemah,

Mungkin karena pikiran yang negatif atau buruk.

Jangan biarkan pikiran selalu menjadi titik lemah kita, pikiran yang buruk membawa kita semakin terpuruk hingga mencapai titik terlemah.

Mungkin karena hati yang patah atau luka.

Jangan biarkan hati selalu menjadi titik lemah kita, perasaan yang buruk karena apapun alasannya, selalulah berusaha menenangkannya dengan cara yang paling sederhana. Melapangkan segalanya, meski sulit.

Hati-hati dengan titik lemahmu

Habib Ali Zainal Abidin al-Hamid menjelaskan, “Setan ada di setiap bagian tubuh manusia melalui aliran darah. Mereka berkeliling di dalam tubuh untuk mencari titik terlemah manusia. Siapa yang lemah dalam harta, maka akan diuji dengan harta. Siapa yang tak kuat digoda wanita, ia pun akan diuji dengan wanita. Demikian juga bagi siapa yang lemah di bidang jabatan, dan sebagainya.

Setiap orang pernah merasakan titik lemah yang sering sekali mengganggu tingkat emosionalnya. Bahkan rindu yang berlebihan pun mampu menjadi titik lemah seseorang. Lalu mengapa rindu itu tercipta?

Mungkin jawabannya adalah karena Allah ingin melihat bagaimana kita menghadapi titik lemah itu tanpa melupakan Nya. Jawaban lainnya mungkin adalah karena Allah merasa ingin lebih dirindukan. Ahhh :”(

Semua titik lemah kita adalah ujian.

Tapi semua juga ada jalannya. Titik lemah itu bisa menjadi titik terkuat kembali, manakala seiring dengan bagaimana kita menghadapi segala hal yang menjadi titik lemah kita, tanpa lupa melibatkan Nya.

Titik lemah dan doa.

Dua hal yang semestinya saling bersahabat, tatkala titik lemah hadir, kembali berdoa untuk dikuatkan.

يامقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Yaa muqollibal Qulub Tsabbit Qolbi ‘ala Diinik

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.”
[HR. At-Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, Al-Hakim 1/525]

Semoga selalu dikuatkan dalam titik terlemah kita. Sebab, kita semua lemah, lemah, tak ada daya dan upaya kecuali denganNya 🖤